BEM FTK Gelar Diskusi Fakultatif Dengan Tema “Peluang Dan Tantangan Menjadi Guru Yang Kreatif”

Rabu, 22 November 2023, Badan Eksekutif Mahasiwa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri Menyelenggarakan Diskuskusi Bulanan yakni Diskusi Fakultatif dengan tema ”Peluang dan Tantangan Menjadi Guru yang Kreatif”, Acara ini diadakan untuk mengkonstruk pola pikir mahasiswa akan pentingnya mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatifitas, dan kemampuan pemecahan masalah dalam mengajar, sehingga kelak ketika menjadi guru bisa menjadi acuan bekal untuk berpikir kreatif dan inovatif dan bisa menarik minat peserta didiknya dengan berbagai macam metode pembelajaran agar siswa menarik dan antusias dalam belajar.

Kegiatan diskusi fakultatif ini dihadiri kurang lebih 75 peserta dari berbagai prodi fakultas tarbiyah dan keguruan, dan kegiatan ini menghadirkan pemantik dari kaprodi PGMI yaitu Ibu Novida Apriliana N.F.,S.Pd.I.,M.Pd. Sebelum membahas materi beliau membuka dengan Ice Breaking untuk mencairkan suasana, yang mana aktivitas ini sering dilakukan oleh seorang guru dengan berbagai cara, seperti menyanyi, yel yel, tepuk tangan ataupun bermain game, beliau menyampaikan bahwa ice breaking penting dalam keberlangsungan pembelajaran, karena dalam ice breaking ada beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan diantaranya 1. Menghilangkan kebosanan dan keletihan, 2. Melatih peserta berpikir secara kreatif, 3. Meningkatkan gairah dan semangat, 4. Meningkatkatkan konsentrasi untuk melanjutkan kegiatan, dan masih banyak lagi kemanfaatan yang bisa diambil dari ice breaking.

Dengan tema “peluang dan tantangan menjadi guru yang kreatif” beliau memapaparkan bahwa Menjadi seorang guru tentunya tidak mudah apalagi menjadi guru yang kreatif dan inovatif di era digital. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, guru dituntut untuk lebih menguasai informasi dan kreatif dalam menyampaikan materi pelajaran. Seorang guru harus memiliki keterampilan untuk dapat menarik perhatian siswa, guru harus terampil kreatif dan inovatif. Dengan hadirnya para guru yang kreatif dan inovatif dalam pengajaran tentunya akan membuat pembelajaran semakin maju, menarik, menyenangkan sesuai yang dibutuhkan para siswanya. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh guru untuk menarik minat belajar siswa yaitu dengan senantiasa berinovasi dalam pembelajaran sehingga pembelajaran tidak monoton dan lebih menarik perhatian siswa. Oleh karena itu, menjadi guru yang inovatif merupakan hal penting yang harus ada dalam diri seorang guru.

About Bem Tarbiyah

Check Also

Suksesnya Lomba Pidato Bahasa Arab Diadakan oleh Prodi Pendidikan Bahasa Arab UIT Lirboyo Kediri

Kediri, 14 Januari 2024 – Dengan semangat dan antusiasme yang luar biasa, berlangsunglah acara Lomba …