TBIN UIT Lirboyo Terlibat dalam Rakornas IPTABI di Bandung

Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) UIT Lirboyo Kediri pada 31 Juli-1 Agustus 2024 lalu terlibat dalam perhelatan Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) IPTABI ke-2 di UIN Sunan Gunung Djati, Bandung. IPTABI yang merupakan Ikatan Program Studi Tadris Bahasa Indonesia PTKI juga melangsungkan Seminar Nasional tentang “Akselerasi Karier Dosen PTKI” terlebih untuk meningkatkan karier dosen Tadris Bahasa Indonesia. Kegiatan Rakornas dan Seminar ini pun dihadiri oleh para Ketua Prodi (Kaprodi) Tadris Bahasa Indonesia se-Indonesia dan pengurus IPTABI, tidak terkecuali Kaprodi TBIN UIT Lirboyo Kediri, bapak Moh. Fikri Zulfikar, M.Pd yang juga sebagai pengurus bidang moderasi beragama.

Foto 1: Kaprodi Tadris Bahasa Indonesia se-Indonesia dan pengurus IPTABI melakukan sesi foto bersama.

Rakornas dibuka dengan seminar yang disampikan Dr. H. Mahsusi, M.M. Dewan Pengawas IPTBI dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dalam ceramahnya Bapak Mahsusi menekankan dalam pengembangan karir dosen penting dan harus dipersiapkan. Menurutnya ada tiga hal yang harus disiapkan, diantaranya adalah pribadi dosennya, lembaganya, dan birokrasinya. Ketiga hal itu harus bisa terintegrasi dan bekerja secara professional. Selain itu dari ketiga hal itu juga harus berani berinovasi, tanggung jawab, dan harus bisa menjadi teladan. “Ini yang kita sebut sebagai menyiapkan mutu,” tegas Bapak Mahsusi.

Foto 2: Dr. Mahsusi memberikan ceramah seminarnya tentang pengembangan karier dosen Tadris Bahasa Indonesia.

Pemateri seminar dalam Rakornas ini pun juga mendatangkan Prof. Dr. Giyoto, M. Hum. Dewan Pengawas IPTABI sekaligus Asesor PAK Kemendikbudristek. Dalam ceramahnya, Prof. Giyoto menekankan sejak dini setiap dosen harus mempersiapkan dan berupaya agar karya-karyanya, terutama penelitian dan pengabdian masyarakatnya bisa diinternasionalkan. Setiap dosen TBIN harus memiliki target bisa menembus jurnal-jurnal terindeks Scopus. Dari sinilah Prof. Giyoto memberikan banyak gambaran peluang-peluang bagi dosen agar tulisannya bisa diterbitkan jurnal terindeks Scopus. “Ini penting untuk penilaian menuju Guru Besar,” ungkap profesor dari dari UIN Raden Mas Said Surakarta.

Foto 3: Prof. Giyoto memberikan ceramahnya tentang upaya intenasionalisasi karya dosen Tadris Bahasa Indonesia.

Selain seminar, dalam kegiatan Rakornas Kaprodi TBIN UIT Lirboyo juga dilibatkan dalam diskusi rencana penerapan Standar Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia berbasis Outcome Based Education (OBE). Dalam diskusi ini peserta yang hadir membahas secara bersama mulai dari profil lulusan hingga standar kompetensi lulusan untuk mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang produktif. “Diskusi ini sangat penting bagi kami, terutama rekomendasi-rekomendasi positif akan segera kami terapkan untuk direalisasikan di Prodi Tadris Bahasa Indonesia UIT Lirboyo Kediri,” terang Moh. Fikri Zulfikar.

Dalam kegiatan ini, tak lupa Kaprodi TBIN UIT Lirboyo Kediri juga melakukan penandatangan kerjasama dengan Kaprodi TBIN UIN Madura, Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto, M.Pd. Dalam surat kerjasama tersebut diharapkan Prodi TBIN UIT Lirboyo dan IAIN Madura bisa bekerjasama dalam bidang tridarma kampus sehingga mampu memajukan dan mendorong terciptanya sivitas akademik yang unggul dan calon guru Bahasa Indonesia yang berkompeten. “Akan kita agendakan kegiatan bersama seperti melakukan ceramah dosen tamu antar kampus,” pungkas bapak Agus.

Foto 4: Kaprodi TBIN UIT Lirboyo Kediri, Bapak Moh. Fikri Zulfikar, M.Pd. (kanan) usai melakukan penandatanganan kerjasama dengan Kaprodi TBIN Madura, Bapak Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto, M.Pd. (tengah).