Perkuat Prodi, UIT Lirboyo Gandeng AGBSI dan MGMP Bahasa Indonesia Jatim

Program Studi (Prodi) Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri resmi menjalin kerjasama dengan Asosiasi Guru Bahasa dan Sastra Indonesia (AGBSI). Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan pada Sabtu (15/2) di Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Prosesi penandatanganan dihadiri oleh Kaprodi Tadris Bahasa Indonesia UIT Lirboyo, Moh. Fikri Zulfikar, M.Pd., dan Ketua Umum AGBSI, Wawan Setio Adiatma.

Foto 1: Suasana lokasi Fakultas Sastra UM.

Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi dalam bidang Tridharma Perguruan Tinggi, mencakup pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui kesepakatan ini, kedua belah pihak sepakat untuk saling berbagi peran dalam berbagai kegiatan akademik dan profesional. Pihak kampus dapat berkontribusi sebagai pemateri dalam pelatihan atau seminar yang diselenggarakan oleh AGBSI, sementara para guru yang tergabung dalam AGBSI juga dapat memberikan materi di lingkungan akademik UIT Lirboyo. Selain itu, kolaborasi dalam penelitian dan program pengabdian masyarakat juga menjadi bagian dari agenda utama dalam kerjasama ini.

Foto 2: Prosesi penandatanganan MoU antara Prodi TBIN UIT Lirboyo dengan Ketum AGBSI sekaligus Ketua MGMP Bahasa Indonesia Regional Jatim.

Sebelumnya, Prodi Tadris Bahasa Indonesia UIT Lirboyo telah beberapa kali menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk AGBSI. Salah satu bentuk nyata kerjasama ini terlihat dalam penyelenggaraan Anugerah Guru Prima (AGP) 2024 yang digelar bersama SLCC PGRI Kabupaten Tuban. Acara ini dilaksanakan secara daring pada 22 Oktober 2024, di mana Moh. Fikri Zulfikar bertindak sebagai juri dalam pemilihan guru terbaik se-Kabupaten Tuban. “Penandatanganan MoU ini sebagai penegas sekaligus komitmen kejasama kami yang akan terus dilakukan,” ungkap Fikri.

Foto 3: Kegiatan bersama Anugerah Guru Prima (AGP) 2024.

Selain kesepakatan dengan AGBSI, dalam kesempatan yang sama UIT Lirboyo juga menandatangani kerjasama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Regional Jawa Timur. Hal ini tidak terlepas dari peran Wawan Setio Adiatma yang juga menjabat sebagai ketua MGMP Bahasa Indonesia di wilayah tersebut. Kerjasama ini semakin memperluas jejaring akademik dan profesional antara UIT Lirboyo dengan komunitas pendidik di tingkat regional. “Telah kita rencanakan kegiatan bersama kita nantinya, sehingga harapannya penandatanganan ini tidak hanya formalitas saja,” tegas Setio.

Meskipun baru resmi ditandatangani, sinergi antara Prodi Tadris Bahasa Indonesia UIT Lirboyo dan MGMP Bahasa Indonesia sebenarnya telah berlangsung lama. Salah satu buktinya adalah partisipasi Moh. Fikri Zulfikar sebagai pemateri dalam Seminar Kebahasaan dalam rangka Festival Bulan Bahasa dan Sastra (BBS) yang diadakan di SMKN 1 Plosoklaten pada 24 Oktober 2024. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan sinergi antara dunia akademik dan dunia pendidikan di sekolah semakin erat, memberikan manfaat yang lebih luas bagi pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di Indonesia.

Foto 4: Prosesi foto bersama pasca kegiatan Seminar Kebahasaan dalam rangka Festival Bulan Bahasa dan Sastra (BBS) yang diadakan di SMKN 1 Plosoklaten