Dosen TBIN UIT Lirboyo Jadi Juri Lomba Pidato Porseni MTs se-Kota Kediri

Dalam lomba pidato Bahasa Indonesia ini, Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo turut berkontribusi dengan mengirimkan dosennya sebagai juri. Dosen tersebut adalah Ibu Mulyo Kurniati, M.Pd,, yang memiliki keilmuan dalam keterampilan berbicara, mulai dari pidato hingga pembawa acara podcast. Ia juga memiliki channel podcast sendiri, sehingga perannya sebagai juri dalam lomba ini sangat sesuai dengan keilmuannya. Lomba Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Madrasah Tsanawiyah Kota Kediri untuk cabang Seni Pidato Bahasa Indonesia berlangsung sukses pada Senin (24/2). Kegiatan yang diikuti oleh 8 peserta putra dan 11 peserta putri ini digelar dari pukul 09.00 hingga 14.00 WIB.

Foto 1: Bu Nia (juri paling kiri) tengah bersama juri lainnya menilai peserta lomba pidato.

Bertempat di aula MTsN 1 Kota Kediri, Bu Nia, panggilan akrab Ibu Mulyo Kurniati, turut memberikan masukan berharga kepada peserta berdasarkan pengalamannya di dunia komunikasi dan podcasting. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berpidato dengan penuh percaya diri. Mereka menyampaikan berbagai tema pidato yang telah ditentukan oleh panitia, dengan penilaian berdasarkan aspek retorika, isi pidato, serta ekspresi dan intonasi. “Keenam peserta ini akan mewakili Kota Kediri dalam ajang Porseni tingkat provinsi yang akan diselenggarakan di Jember” terang Bu Nia.

Foto 2: Bu Nia (paling kanan) memberikan masukan kepada para peserta lomba.

Bu Nia memberikan masukan terkait teknik vokal, penyusunan materi pidato, serta pentingnya membangun kepercayaan diri saat berbicara di depan umum. Menurutnya, keterampilan berbicara bukan hanya tentang menyampaikan isi pidato, tetapi juga bagaimana menarik perhatian audiens melalui ekspresi dan intonasi yang tepat. “Kami melihat banyak potensi luar biasa dari para peserta tahun ini. Mereka memiliki kemampuan berbicara yang baik dan mampu menyampaikan pesan dengan jelas. Semoga para pemenang dapat mengharumkan nama Kota Kediri di tingkat provinsi,” ujarnya.

Foto 3: Para dewan juri berfoto bersama para juara.

Bapak Moh. Fikri Zulfikar, M.Pd., selaku Kaprodi TBIN UIT Lirboyo, turut memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan keterampilan berbicara di kalangan siswa madrasah. Beliau menekankan bahwa program pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah harus terus diperkuat, termasuk dengan melibatkan tenaga akademiknya dalam berbagai ajang kompetisi. Menurutnya, talenta siswa Kota Kediri di bidang pidato harus dikembangkan agar mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. “Semoga ajang Porseni dapat terus menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan keterampilan mereka, terutama dalam bidang seni pidato yang sangat penting untuk membangun kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi di masa depan.” harapnya.