Prodi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri terus andil dalam pelaksanaan Tridharma, salah satunya konsisten dalam melaksanakan tugas penelitiannya. Pada Sabtu (26/10) dosen dan mahasiswa TBIN UIT Lirboyo berkolaborasi dengan Guru Besar Universitas Negeri Malang (UM) menulis makalah ilmiah yang diseminarkan dalam Seminar Nasional 3 HISKI di Universitas Brawijaya (UB) Malang. Dalam kesempatan ini, tim peneliti dari kolaborasi dua kampus ini berusaha mengeksplorasi kajian dari tema yang ditentukan penyelenggara, yaitu “Isu-Isu Mutakhir Sastra dan Pembelajarannya di Era Digital” dan spesifik pada subtema “Sastra, Politik, dan Kekuasaan”.

Foto 1: Suasana seminar 3 Hiski yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya
Pada seminar ini tim peneliti terdiri dari penulis pertama Moh. Fikri Zulfikar, M.Pd dosen UIT Lirboyo, penulis kedua dan ketiga dosen dari UM, yaitu Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd dan Dr. Moch. Syahri, S.Sos, M.Si, serta penulis keempat dari mahasiswa UIT Lirboyo M. Abidzar Maulana. Kolaborasi penelitian yang diseminarkan di depan peneliti lain ini mengambil judul “Misi Politik Sastrawan Lekra dalam Perjuangan Kelas Pekerja di Indonesia: Historiografi Sastra Indonesia Periode 1960-an”. “Walaupun kajian ini masih tabu karena membahas tentang Lekra, namun kajian ini penting kita teliti untuk menambah khazanah Sastra Indonesia,” ungkap bapak Fikri.

Foto 2: Dosen Tadris Bahasa Indonesia UIT Lirboyo Kediri mempresentasikan artikel ilmiahnya.
Kegiatan yang diprakarsasi oleh Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) ini dihadiri oleh para akademisi kaliber nasional. Para pembicara utama diantaranya Dr. Martin Suryajaya, M.Hum. dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang banyak menulis buku-buku isu mutakhir sastra, diantara bukunya yang terkenal berjudul “Penyair sebagai Mesin”, “Sastra, Kehancuran,” hingga novelnya yang fenomenal “Kiat Sukses Hancur Lebur” dan “Sebelum Hancur Lebur”. Selain itu terdapat pembicara utama lain dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Dr. Phil. Mohammad Rokib, M.A. yang menjelaskan sejarah Sastra Internet. “Mumpung bersama para ahlinya, saya dalam kesempatan ini banyak belajar tentang isu-isu mutakhir sastra di Seminar ini,” kesan Abidzar.

Foto 3: Pemateri utama tengah memberikan materinya tentang Isu-Isu Mutakhir Sastra dan Pembelajarannya di Era Digital
Dalam diskusi panel, peneliti kolaborasi dari UIT Lirboyo dan UM ini satu panggung dengan beberapa peneliti dari kampus lain yang juga menjelaskan hasil temuan-temuan mereka dalam upaya merekam kajian isu mutakhir sastra. Diantaranya Prof. Dr. Sugiarti, M.Si dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang menjelaskan makalahnya bertema konstruksi gender dalam cerita rakyat. Terdapat peneliti lain dari Universitas Airlangga (UNAIR), yaitu Bramantio, S.S., M.Hum. yang menjelaskan isu mutakhir sastra tentang Gastonomi Sastra.