Eksplorasi Potensi BIPA untuk Diplomasi Bahasa dan Budaya Indonesia di Kancah Global

Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri kembali menggelar kegiatan inspiratif dalam rangkaian Gelar Bahasa Sastra Indonesia (GBSI) 2024. Kuliah umum bertema “Eksplorasi Potensi BIPA sebagai Jembatan Diplomasi Bahasa dan Budaya Indonesia di Kancah Global” dilaksanakan pada Sabtu, 16 November 2024, di Ruang Microteaching UIT Lirboyo Kediri.

Foto 1: Bapak Syahrul dari IAIN Madura memberikan materi BIPA di ruang Microteaching UIT Lirboyo.

Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri yang kompeten di bidang pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Pemateri pertama, Bapak Syahrul Romadhon, M.Pd, akademisi BIPA dari IAIN Madura, membahas luasnya potensi BIPA sebagai alat diplomasi budaya. Dalam paparannya, Syahrul juga membagikan pengalaman mengajar BIPA kepada penutur asing dari Thailand dan Belgia. “BIPA bukan sekadar pembelajaran bahasa, melainkan medium untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional,” ungkapnya.

Foto 2: Ibu Nia, dosen TBIN UIT Lirboyo Kediri menyampaikan pengalamannya ketika praktik BIPA di Singapura.

Pemateri kedua, Ibu Mulyo Kurniati, M.Pd, dosen Tadris Bahasa Indonesia UIT Lirboyo, menyoroti aspek teknis dalam pengajaran BIPA. Ia memberikan tips dan strategi efektif dalam mendesain materi BIPA yang menarik dan relevan bagi penutur asing. Selain itu, dosen yang biasa disapa Bu Nia membagikan pengalaman pribadinya saat melaksanakan praktik BIPA di Singapura, yang menurutnya menjadi salah satu tantangan sekaligus peluang untuk mempromosikan budaya Indonesia di kancah global. “Sangat besar potensinya, sehingga kita patut bangga mendalami Bahasa Indonesia karena bahasa kita ini sudah digunakan dibanyak negara di dunia” tegasnya.

Kuliah umum ini disambut antusias oleh mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan. Diskusi berlangsung dinamis, dengan banyak peserta mengajukan pertanyaan tentang peluang karier di bidang BIPA dan strategi memperluas jangkauan program BIPA ke negara-negara lain. Salah satu peserta, Jumahar, mahasiswa semester tiga Tadris Bahasa Indonesia, menyatakan, “Kegiatan ini membuka wawasan kami tentang bagaimana Bahasa Indonesia memiliki peran strategis dalam diplomasi internasional.” Ujarnya.

Foto 3: Kaprodi TBIN UIT Lirboyo memberikan sertifikat pembicara kepada Bapak Syahrul.

Kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk mempertegas posisi Prodi Tadris Bahasa Indonesia UIT Lirboyo sebagai bagian dari upaya mempromosikan Bahasa Indonesia di kancah global. Ketua Prodi Tadris Bahasa Indonesia, Moh. Fikri Zulfikar, M.Pd, menyampaikan apresiasinya kepada para narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi. “Kuliah umum ini adalah langkah kecil dengan dampak besar, karena diplomasi budaya adalah investasi masa depan bangsa,” harapnya.

Acara diakhiri dengan pemberian sertifikat kepada para pemateri dan sesi foto bersama. Kuliah umum ini menjadi salah satu program unggulan GBSI 2024, yang berhasil menginspirasi generasi muda untuk terus mendukung pengajaran dan diplomasi Bahasa Indonesia melalui BIPA.

Foto 4: Sesi foto bersama civitas akademisi UIT Lirboyo Kediri yang ikut hadir dalam kuliah umum BIPA.